Tampilkan postingan dengan label bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bayi. Tampilkan semua postingan
Senin, 23 Desember 2013
Peneliti Mengungkapkan Bayi Mampu Deteksi Kebohongan
Bayi yang berumur mulai dari 18 bulan ternyata bisa mengetahui kebohongan seseorang. Bayi bisa mengenali perbedaan ekspresi wajah gembira yang asli atau cuma dibuat-buat.
Alih-alih ikut gembira, bayi malah akan menunjukkan empati terhadap orang yang tengah bersedih, meski orang itu berusaha memasang mimik lucu saat berhadapan dengannya.

Kemampuan unik bayi ini terungkap dalam penelitian Sabrina Chirella dan Diane Poulin-Dubois, dua psikolog asal Universitas Concordia di Montreal, Kanada. Mereka menemukan fakta bahwa bayi mampu mengenali perbedaan antara mimik wajah dan sikap yang ditunjukkan orang di sekitarnya. Bayi bisa merasakan jika ada perbedaan antara emosi dan reaksi yang muncul dalam konteks tertentu.
"Orang dewasa sering melindungi bayi dari situasi sulit dengan memasang mimik ceria, tapi bayi tahu hal sebenarnya," kata Poulin-Dubois seperti ditulis Sciencedaily. Hasil penelitian ini dimuat dalam jurnal Infancy: The Official Journal of the International Society on Infant Studies.
Dalam studinya, Poulin-Dubois dan Chiarella mempelajari 92 bayi berusia 15 dan 18 bulan. Bayi-bayi itu diajak menonton seorang aktor yang memainkan beberapa skenario yang melibatkan reaksi emosi langsung dan melalui gerakan pantomim.
Pada satu skenario, para psikolog menunjukkan mimik sedih ketika diberi mainan yang diinginkan. Pada skenario lainnya, mereka menunjukkan mimik kesakitan saat berpura-pura mengalami luka di jari.

Bayi berusia 15 bulan tidak menunjukkan reaksi berbeda pada dua skenario. Mereka sama-sama menunjukkan empati melalui mimik wajahnya kepada orang-orang yang mereka lihat tengah bersedih. Pada tahap ini kemampuan mereka untuk mengenali ekspresi wajah dan pengalaman emosional masih belum berkembang.
Lain halnya dengan bayi-bayi yang berumur 18 bulan. Mereka bisa mengenali ekspresi wajah yang tidak sesuai dengan kejadian yang dialami. Bayi-bayi itu memandangi wajah para peneliti itu lebih lama lalu berbalik lebih sering melihat para pengasuhnya.
Menurut Poulin-Dubois, perilaku itu dimaksudkan untuk mengukur reaksi dari orang-orang yang mereka percaya. Buktinya, bayi-bayi itu malah menunjukkan empati ketika sudah mempercayai mimik sedih yang dilihatnya. Dan itu hanya terjadi ketika peneliti benar-benar berada dalam kondisi sedih atau mendapat kesulitan yang tampak dari kecocokan mimik dan reaksi yang dibuatnya.

Chirella mengatakan perhatian bayi terhadap mimik wajah sedih adalah perilaku adaptif. Kemampuan untuk mengenali rasa sedih lalu memberikan reaksi memiliki implikasi evolusioner.
"Untuk bisa berfungsi penuh di dunia sosial, mereka perlu mengembangkan kemampuan untuk memahami perilaku orang lain dengan menduga apa yang terjadi di antara mereka," ucap dia.
Mulai usia 15 bulan, bayi mulai mempelajari kondisi seseorang dan ekspresi yang mengikutinya. Efeknya adalah orang-orang dekat si bayi, termasuk orang tua atau pengasuh, tak bisa menyembunyikan perasaan sedih mereka dengan memasang sikap ceria. Penelitian itu menunjukkan bayi tidak bisa diperdaya untuk mempercayai sesuatu yang ditutupi dengan gaya gembira.
Kini para peneliti tengah melakukan studi apakah perilaku bayi yang memiliki hubungan dengan orang-orang yang tidak bisa dipercaya secara emosional bakal mempengaruhi kesediaan mereka untuk menolong atau belajar dari orang-orang tersebut.
Kini para peneliti tengah melakukan studi apakah perilaku bayi yang memiliki hubungan dengan orang-orang yang tidak bisa dipercaya secara emosional bakal mempengaruhi kesediaan mereka untuk menolong atau belajar dari orang-orang tersebut.
Sabtu, 23 November 2013
4 Cara Mengatasi Bayi yang Menangis
- 4 Cara Mengatasi Bayi yang Menangis, Menangis adalah cara bayi berkomunikasi dengan Anda untuk memberitahukan apa keinginannya. Namun terkadang, tangisan itu bisa membuat Anda panik dan bingung. Berikut ini empat cara mengatasi tangis bayi, seperti dilansir dari Fit Pregnancy.
1. Penuhi Kebutuhannya
Salah satu cara mengatasi tangis bayi adalah dengan memenuhi kebutuhannya. Cari tahu apakah bayi lapar? mengantuk? buang air kecil atau besar? Dengan mengecek kondisi bayi secara teratur dan memastikan dia baik-baik saja, Anda bisa mengurangi risiko dia akan menangis.
2. Mengurangi Stimulasi yang Berlebihan
Terkadang bayi menangis meskipun semua kebutuhannya sudah Anda penuhi. Hal ini biasanya terjadi karena dia terlalu banyak mendapatkan stimulasi. Stimulasi ini bisa bermacam-macam, seperti cahaya, suara dan orang-orang di sekitarnya.
Bayi selama ini berada di dalam kandungan selama hampir 10 bulan dan berada dalam lingkungan yang gelap. Begitu lahir, dia tiba-tiba berada di lingkungan yang terang, banyak suara dan dikelilingi banyak orang. Bayi baru lahir butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Oleh karena itu mereka bisa saja tiba-tiba menangis karena tidak nyaman.
Jika bayi Anda menangis tiba-tiba padahal semua kebutuhanya sudah dipenuhi, coba bawa bayi ke ruangan yang lebih tenang. Matikan televisi atau musik yang bisa membuatnya kesal. Gendong bayi dan usap-usap punggungnya untuk menenangkannya.
3. Menggendong Bayi
Menurut situs Instictive-Parenting, beberapa bayi menangis karena ingin merasa lebih baik. Mereka bisa saja menangis karena lingkungan yang membuatnya stres dan merasa kaget saat hidup di luar janin. Jika bayi menangis karena hal itu, gendonglah dia dan biarkan tangisan itu. Namun tunjukkan padanya kalau dia boleh menunjukkan emosinya. Jangan timang bayi terlalu keras. Cobalah alihkan perhatiannya dengan mainan. Dengan membiarkan bayi menangis untuk melepaskan stres yang dirasakannya, episode tangisan ini akan berangsur-angsur berkurang.
4. Kontrol Emosi Anda
Perlu diingat, bayi sangat sensitif pada lingkungannya. Jika Anda sebagai ibunya merasakan stres, cemas, sedih atau tidak sabar, bayi bisa merasakannya. Apalagi jika Anda merasakan perasaan-perasaan tersebut saat menggendongnya. Cobalah kontrol emosi Anda dan ubah rasa tidak nyaman itu menjadi rasa cinta.
Tag : Cara Tips Mengatasi Bayi Menangis, Meredakan Tangisan Bayi
| sumber: |
Minggu, 17 November 2013
25 Cara Merawat Bayi Terbaik Saran Dokter
25 Cara Merawat Bayi Terbaik | Saran Dokter
Untuk merawat seorang bayi kita tidak boleh malakukannya dengan sembarangan. Merawat bayi adalah hal yang sangat penting, itu dikarenakan bayi yang baru lahir dan dirawat dengan tidak baik, akan berimbas kepada masa depan bayi tersebut.
Melahirkan, mengandung, dan merawat bayi adalah 3 poin utama yang harus dilakukan oleh para ibu. Cara merawat bayi bisa kita temukan dimana saja, tidak hanya dari saran seorang dokter, tetapi bisa juga dari dunia maya.
Merawat bayi adalah hal yang sakral. Itu disebabkan oleh beberapa suku diindonesia yang menganggap kelahiran adalah sebuah awal dari kehidupan bahagia yang baru.
Di sini akan disempaikan 4 cara merawat bayi terbaik yang didapat dari saran para doter – dokter profesional.
- Cara Perawatan Kulit Kepala Bayi
è Bersihkan rambut disekeliling kepala dengan menggunakan shampo setiap hari, kemudian sikat – sikat rambutnya
è Olesi dan pijat dengan lembut bagian kulit kepala yang terdaat cradle cap dengan menggunakan baby oil dan diamkan selama 5 menit hingga kerak terasa lunak dan mudah dikeringkan.
è Jangan pernah menggunakan kuku untuk menghilangkan kerak yang ada di kepala bayi.
è Bila mengalami luka terhadap bayi, segeralah mengambil tindakan medis.
è Bila terjadi infeksi, segerkan membawa bayi kepada dokter
- Cara Menghindari Bentuk Kepala Bayi Peyang / Gepeng
è Jangan menidurkan Bayi dengan posisi telentang. Itu akan menyebabkan kepala bayi akan berbentuk gepeng
è Buat posisi tidur menjadi tengkurap, ingat, dalam posisi ini kamu harus tetap mengawasi sang buah hati
è Gunakan mainan sebagai pengalihan perhatian bayi agar memudahkan kita untuk memindahkan posisi sang bayi.
- Cara Membersihkan Kelamin Bayi Dengan Sebaik – Baiknya
è Hindari pemakaian bedak setelah bayi melakukan aktifitas buang air kecil atau buang air besar
è Gunakan kapas bersih yang sudah dicelupkan air bersih untuk membersihkan alat kelamin si buah hati
è Keringkan sekering keringnya kelamin bayi setelah buang air kecil atau besar
- Cara Memandikan Bayi Dengan Baik Dan Benar
è Cek suhu air mandi sebelum memasukkan bayi kita kedalam air. Jangan terlalu dingin atau terlalu panas
è Gunakan sabun dan shampo khusu bayi
è Lap permukaan kepala bayi dengan kainlap. Jangan menekan terlalu keras
è Hindari semaksimal mungkin air masuk ke telinga dan mata bayi.
è Keringkan kulit bayi dengan menggunakan handuk lembut ( kering seutuhnya )
Demikianlah 25 Cara Merawat Bayi Terbaik | Saran Bayi
Langganan:
Postingan (Atom)