Tampilkan postingan dengan label hewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hewan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 28 November 2013
9 Hewan Unik yang Bisa Terbang Selain Burung
FLYING FROG
Katak terbang mempunyai kaki berselaput dan penutup kulit yang memungkinkan untuk bergerak secara aerodinamis melalui pohon-pohon di hutan. Bahkan katak terbang menghabiskan seluruh keberadaan mereka di pohon, hanya turun untuk kawin dan bertelur. Katak terbang menyamarkan diri di daun lingkungan mereka, meminimalkan ancaman predator, dan memungkinkan mereka untuk berburu serangga.
FLYING FISH

Ditemukan di semua samudra, ikan terbang menggunakan sirip dada mereka yang besar untuk meluncur 50 meter di atas air ketika terancam oleh predator. Untuk mencapai udara, ikan terbang akan mengepakkan ekor mereka 70 kali per detik. Ekor ini juga digunakan untuk menekan air untuk memungkinkan ikan ini meluncur beberapa saat di udara sebelum masuk ke air. Ikan terbang dapat lebih lama melayang di udara dengan meluncur mengikuti arus udara dan laut yang kuat.
GLIDING LIZARD

Kadal ini seperti makhluk naga yang legendaris, hanya saja ia tidak menyemburkan api. Hewan ini mempunyai panjang hanya 9 cm, dengan ekor lebih panjang dari tubuhnya. Kadal ini menggunakan penutup kulit di bawah lengannya yang memungkinkan untuk melayang dari puncak pohon ke puncak pohon lainnya. Makanannya adalah serangga. Hidupnya selalu di atas pohon, hanya ketika sudah menemukan pasangan saja, kadal ini meluncur turun ke dasar hutan untuk meletakkan telur-telurnya.
GLIDING ANT

Semut ini sangat bergantung dari kecepatan angin dan udara untuk dapat melayang. Namun mereka juga mampu menavigasi dengan baik dan dapat mengatur ke arah mana mereka akan melayang dan mendarat.
SQUIRREL GLIDER

Dianggap punah sejak tahun 1939, baru-baru ini baru dikonfirmasikan bahwa tupai peluncur masih hidup, tinggal di hutan kering Selatan, Australia Timur. Tupai peluncur adalah jenis marsupial yang memakan buah-buahan dan kacang-kacangan.
FLYING SQUID

Ketika melarikan diri dari predator, cumi melompat terbang dari laut dan bisa tetap melayang di udara hingga beberapa meter. Untuk mencapai udara, cumi akan meniup keluar air untuk membawanya keluar dari laut. Karena itu, cumi ini dianggap hewan jet yang memiliki kemampuan mendorong seperti jet. Sirip kecilnya dapat membantu untuk memberikan keseimbangan selama meluncur.
FLYING SNAKE

Tanpa sayap, sirip, atau anggota badan, ular terbang ini mampu pindah dari satu pohon ke pohon lainnya dengan melompat dan melayang. Jadi ketika di pohon, ular terbang ini bergerak ke ujung cabang. Di sini ia mengangkat tubuhnya, mengisap dalam-dalam perut dan tulang rusuk yang menonjol keluar sehingga berbentuk cekung. Lalu ia menghentakkan ekornya, ular terbang meluncur bebas di udara untuk mencapai cabang berikutnya. Ular terbang beracun, tinggal di Asia Selatan, dan sering berburu mangsanya yang benar-benar bisa terbang seperti burung dan kelelawar.
FLYING LEMURS

Flying lemur, atau dikenal sebagai Flying lemur dari Filipina, memiliki kaki berselaput besar dan ekor kaki panjang, yang dihubungkan oleh membran pada anggota tubuh depannya. Makhluk malam ini dulu pernah diburu untuk dikonsumsi sebagai salah satu menu makanan yang lezat, tetapi baru-baru ini telah dimasukkan pada daftar spesies langka.
FLYING GECKO

Cicak terbang memiliki jarring-jaring dari membran yang meliputi tubuh mereka, yang memungkinkan mereka untuk melayang di udara dan melekat pada pohon sewaktu mendarat. Cicak terbang bergantung pada kamuflase untuk melindungi diri dari predator, seperti laba-laba besar.
source
Minggu, 17 November 2013
5 Hewan Laut Unik yang Transparan
Alam dan segala khasanahnya begitu menarik dan terkadang sering aneh, menjadi sebuah kejutan bagi kita saat kita tidak mengharapkannya. Beberapa makhluk menggunakan teknik kamuflase sebagai mekanisme berburu dan pertahanan, yang lain “menunjukkan” segala yang mereka miliki – seperti halnya yang dilakukan binatang transparan. Meskipun dari apa yang kita bayangkan, binatang transparan mereka benar-benar ada di luar sana. Tidak hanya dalam jurang laut yang dalam dan kita memiliki bukti visual akan keberadaannya. Simak saja penampakannya berikut!
1. Timun Laut Transparan

Bergerak lambat, bertubuh lunak untuk sebagian besar penghuni bawah laut, Ketimun Laut merupakan garis keturunan kuno makhluk laut yang telah berkembang dengan berbagai cara untuk mampu bertahan hidup dan berkembang selama ratusan juta tahun evolusi. Untuk beberapa Ketimun Laut, tubuhnya menjadi sangat transparan, yang memungkinkan mereka untuk melayang-layang berenang didasar laut terdalam.
2. Icefish Transparan
Ditemukan di perairan dingin di sekitar Antartika selatan dan Amerika Selatan, crocodile icefish (Channichthyidae) memakan krill, copepods, dan ikan lainnya. Darah mereka transparan karena mereka tidak memiliki hemoglobin dan/atau hanya eritrosit mati. Metabolisme mereka hanya bergantung pada oksigen yang terlarut dalam cairan darah, yang diyakini akan diserap secara langsung melalui kulit dari air. Hal ini memungkinkan bekerja karena air dapat melarutkan oksigen paling dingin sekalipun.
3. Amiphod Transparan
Disebut Phronima, hewan ini tidak biasa adalah salah satu spesies yang aneh baru-baru ini ditemukan di sebuah ekspedisi ke kedalaman pegunungan laut di Atlantik Utara. Dalam strategi yang cukup ironis untuk bertahan hidup, makhluk udang kecil ini menunjukkan segala sesuatu yang dimilikinya, dalam dan luar, dalam upaya untuk menghilang.
4. Squid Transparan
Ditemukan di lautan belahan bumi selatan, Glass Squid (Teuthowenia pellucida) memiliki cahaya pada organ mata dan memiliki kemampuan untuk melingkar seperti menjadi bola, seperti halnya landak air.
5. Siphonophore Transparan
Siphonophore milik Cnidaria, kelompok hewan yang meliputi karang, hidroid, dan ubur-ubur sejati. Marrus orthocanna, sebuah siphonophore laut dalam. Pencernaannya dikombinasikan melalui sistem peredaran darah berwarna merah, semua bagian lainnya transparan.
ReadFull Article ..
1. Timun Laut Transparan

Bergerak lambat, bertubuh lunak untuk sebagian besar penghuni bawah laut, Ketimun Laut merupakan garis keturunan kuno makhluk laut yang telah berkembang dengan berbagai cara untuk mampu bertahan hidup dan berkembang selama ratusan juta tahun evolusi. Untuk beberapa Ketimun Laut, tubuhnya menjadi sangat transparan, yang memungkinkan mereka untuk melayang-layang berenang didasar laut terdalam.
2. Icefish Transparan

Ditemukan di perairan dingin di sekitar Antartika selatan dan Amerika Selatan, crocodile icefish (Channichthyidae) memakan krill, copepods, dan ikan lainnya. Darah mereka transparan karena mereka tidak memiliki hemoglobin dan/atau hanya eritrosit mati. Metabolisme mereka hanya bergantung pada oksigen yang terlarut dalam cairan darah, yang diyakini akan diserap secara langsung melalui kulit dari air. Hal ini memungkinkan bekerja karena air dapat melarutkan oksigen paling dingin sekalipun.
3. Amiphod Transparan

Disebut Phronima, hewan ini tidak biasa adalah salah satu spesies yang aneh baru-baru ini ditemukan di sebuah ekspedisi ke kedalaman pegunungan laut di Atlantik Utara. Dalam strategi yang cukup ironis untuk bertahan hidup, makhluk udang kecil ini menunjukkan segala sesuatu yang dimilikinya, dalam dan luar, dalam upaya untuk menghilang.
4. Squid Transparan

Ditemukan di lautan belahan bumi selatan, Glass Squid (Teuthowenia pellucida) memiliki cahaya pada organ mata dan memiliki kemampuan untuk melingkar seperti menjadi bola, seperti halnya landak air.
5. Siphonophore Transparan

Siphonophore milik Cnidaria, kelompok hewan yang meliputi karang, hidroid, dan ubur-ubur sejati. Marrus orthocanna, sebuah siphonophore laut dalam. Pencernaannya dikombinasikan melalui sistem peredaran darah berwarna merah, semua bagian lainnya transparan.
sumber
Langganan:
Postingan (Atom)