Tampilkan postingan dengan label masih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masih. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Desember 2013

Usah Risau Jika Dirimu Masih Belum Berpunya

Salam semua,






Remaja hari ini kebanyakannya resah bila belum berpunya. Melihat pasangan lain berdua-duaan ke sana ke mari. Terbit di hatinya keinginan yang sama. Perasaan itu fitrah dan kekal fitrah, suci dan bersih jika disalurkan ke jalan yang halal. Namun, benteng iman yang rapuh menyebabkan ramai pasangan remaja tersasar dalam cinta palsu mereka.

Bagi gadis suci yang belum berpunya, singkirkanlah resah di hatimu. Usah cemburu pada yang palsu dan menipu. Andalah pilihan-pilihan Allah untuk masih mekar terpelihara sehingga tiba pula giliran anda mendapat seruan, yakinlah. Jangan risau jika masih belum berpunya kerana mungkin Allah ingin bagi ketenangan dulu buat anda untuk terus melangkah menggapai cita-cita dan Dia pasti menguji anda sedikit masa lagi. Bersiap-sedialah. Anda pasti dijodohkan. Jika tidak di dunia nun di syurga.

Begitu juga buat pemuda yang belum berpunya, tabahlah dan teruskan berusaha. Memiliki seorang isteri solehah ibarat memiliki dunia dan seisinya. Sudah tentu jalan untuk mendapatkan sesuatu yang istimewa amat berliku dan banyak cabaran. Jangan putus asa. Rasa mulialah dengan usaha yang dicurahkan walaupun pernah mengalami pinangan ditolak. Usah rasa malu dan terhina kerana Allah menilai setiap usaha selagi berjalan di landasan-Nya. Teruskan berusaha! Satu tip memikat yang dikagumi oleh wanita beriman ialah apabila seseorang lelaki pandai memikat ibubapa si gadis sebelum memikat dirinya.

“Apa yang memberi faedah kepada orang beriman selepas takwa kepada Allah,kebaikan buatnya ialah isteri yang solehah.” (HR Thobrani).
Dengarlah duhai remaja, bisikanku ini tulus untukmu. Dengarlah pesanku, cinta manusia yang kau damba seringkali mengecewakan. Allah s.w.t. memujukmu di dalam al-Quran, wanita yang baik itu untuk lelaki yang baik, begitulah sebaliknya (rujuk al-Nur: 26). Telah tercatat seungkap nama pasangan di loh mahfuz untukmu. Cuma peribadinya ditentukan oleh sejauh mana ketinggian peribadimu. Allah Maha bijak mengatur yang sepadan, kufu.

Jika kau tekun membaiki peribadi ke jalan yang diredhai, si dia akan terpilih di kalangan orang yang membaiki diri juga.
Remaja beriman, putuskan cintamu dengan segala cinta palsu yang dimurkai Ilahi. Ikatkan hatimu pada cinta agung nan hakiki. Lupakan segala kegundahan. Ubatilah resah di hati. Dekatkan diri pada cinta Ilahi , nescaya cinta pasangan soleh dan solehah turut kau miliki. Senyumlah pada sinar yang menantimu di hadapan..

p/s : Beringatlah, urusan jodoh tidak ke mana. Sudah sedia tercatat seungkap nama di Loh Mahfuz utk kita. Ianya urusan yg pasti. Apa yg tak pasti, sama ada kita mendapatkannya cara mulia atau sebaliknya. Wallahualam..~ 
sumber

ReadFull Article ..

Jumat, 29 November 2013

Aborsi Di Indonesia Masih Tinggi

Diperkirakan setiap tahun jumlah aborsi di Indonesia mencapai 2,4 juta jiwa. Parahnya, 800 ribu di antaranya terjadi di kalangan remaja. Demikian data yang dikeluarkan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) 2010 ini. Ini mengiringi data lain yang tak kalah mencengangkan. Disebutkan, sekitar 51 persen remaja di Jabodetabek telah melakukan hubungan seks pranikah.

"Artinya dari 100 remaja, 51 sudah tidak perawan," ujar Kepala BKKBN Sugiri Syarief .

Beberapa wilayah lain di Indonesia, seks pranikah juga dilakukan beberapa remaja. Misalnya saja di Surabaya tercatat 54 persen, Bandung 47 persen, dan 52 persen di Medan.


"Hasil penelitian di Yogya dari 1.160 mahasiswa, sekitar 37 persen mengalamai kehamilan sebelum menikah," kata Sugiri.

Solusinya, lanjut Sugiri Syarif, konseling untuk remaja agar tidak melakukan seks pranikah akan terus dilakukan.

Sementara data tentang penyalahgunaan narkoba menunjukkan, dari 3,2 juta jiwa yang ketagihan narkoba, 78 persennya adalah remaja.

Sedangkan penderita HIV/AIDS terus meningkat setiap tahunnya.Berdasarkan data Kemenkes pada akhir Juni 2010 terdapat 21.770 kasus AIDS dan 47.157 kasus HIV positif dengan persentase pengidap usia 20-29 tahun yakni 48,1 persen dan usia 30-39 tahun sebanyak 30,9 persen.

Selain itu kasus penularan terbanyak adalah heteroseksual sebanyak 49,3 persen, homoseksual sebanyak 3,3 persen dan IDU 40,4 persen.
ReadFull Article ..